Membuat Sabun Mandi Batang White Musk & Lavender

 

Membuat Sabun Mandi Batang White Musk & Lavender

Oleh : Rio Nathanael – 12 IPA 6 / 28



ABSTRAK

            Di era modern ini sabun mandi memiliki beragam jenis bentuk dan juga varian. Sabun bisa kita pilih dalam berbagai macam bentuk, ada yang berbentuk cair dan juga padat. Masyarakat memiliki kebebasan dalam penggunaan sabun sesuai dengan selera dan khasiat yang dibutuhkan oleh masih masing individu. Walaupun sabun cair lebih sering digunakan dengan alasan lebih praktis dan busa lebih melimpah, sabun batang juga tidak kalah digemari oleh masyarakat. Banyak tang memodifikasi sabun batang dengan beranekan macam bentuk, wangi, warna dan pastinya kandungan sabun yang tidak berbahaya saat digunakan. Terutama di tengah kondisi pandemi sekarang, mencuci tangan menjadi salah satu hal perlindungan diri dari virus corona, makadari itu sabun organik hadir untuk melindungi diri sekaligus menjaga kesehatan kulit agar tetap lembab dan bersih.

            Pembuatan sabun ini akan menggunakan bahan – bahan yang mudah dicari dan juga alami guna mengurangi bahan – bahan kimia. Pembuatan sabun dengan bahan kimia memang lebih cepat, namun penggunaan bahan kimia dapat menciptakan ampas kimia sehingga dapat membuat polusi air. Maka dari itu, kami memutuskan untuk membuat sabun dengan bahan alami supaya bangkitnya kesadaran masyarakat bahwa sabun pun dapat dibuat dengan bahan alami yang dapat ditemuka disekitar kita.  

           

METODE

Dalam pembuatan sabun ini bahan yang diperlukan adalah, 94 gr minyak zaitun, 60 gr minyak kelapa, 40 gr minyak sawit, 29.6 gr NaOH, 84 gr Air, 4 ml essential oil + pewarna, 5 gr kelopak bunga. Minyak dan NaOH merupakan bahan yang krusial dalam pembuatan sabun karena bahan – bahan inilah yang menentukan jumlah busa dan juga tekstur sabun nantinya. Sementara essential oil, pewarna dan kelopak bunga lavender, guna menjadi hiasan maupun pemberi wangi pada sabun tersebut.

Untuk meminimalisir luka / cedera, dimohon untuk menggunakan sarung tangan latex dalam proses pembuatan sabun organic ini.

Pada pembuatan sabun, berikut langkah – langkah yang digunakan,

            Hal pertama yang kita bisa lakukan dalam pembuatan sabun organic adalah menimbang bahan-bahan dengan timbangan digital sesuai takaran pada resep. Penakaran bahan yang tersedia dan digunakan dapat mempengaruhi reaksi kimia pada pembuatan sabun, sehingga perbandingan dan perhitungan yang detail pun sangat diperlukan.

            Kemudian haluskan NaOH dan larutkan dalam air. Penghalusan NaOH bertujuan untuk NaOH mudah larut di dalam air Diamkan hingga larutan NaOH bersuhu normal. Penghaluskan dilakukan supaya NaOH mudah larut kedalam air, pada proses pelarutan ini suhu air akan meningkat karena  terjadi reaksi eksoterm yaitu pelepasan kalor dari system ke lingkungan karena titik didih NaOH lebih besar dibandingakan titik didih air. Semakin banyak massa NaOH maka larutan akan semakin panas dan kalor yang dilepas juga semakin besar.

            Lalu campurkan  minyak sawit, minyak zaitun dan minyak kelapa dalam 1 wadah. Tuang larutan NaOH perlahan lahan dan aduk hingga rata.

            Selanjutnya, campur semua bahan dengan menggunakan mixer sampai mengental/ terjadi “trace”. Proses ini memakan waktu yang sangat banyak dan memerlukan kesabaran yang tinggi, karena proses penyampuran sangat lama. Apabila campuran tidak tercampur dengan baik, maka proses pengeringan akan memakan waktu lebih lama dan juga tekstur serta wanginya akan menjadi kurang enak.

            Kemudian tambahkan pewangi essential oil dan pewarna sesuai takaran, lalu aduk sebentar dengan mixer. Pastikan essential oil sesuai takaran supaya wanginya tidak terlalu menyengat.

            Lalu tuang bahan sabun dalam cetakan dan tambahkan bunga lavender sesuai selera. Cetakan dan kelopak bunga bersifat opsional, sehingga dapat menyesuaikan dengan selera masing – masing.

            Langkah terakhir adalah menuangkan adonan yang sudah mengental ke dalam cetakan. Simpan sabun di suhu ruangan selama 2-3 hari. Sabun baru bisa digunakan setelah proses pengendapan selama 2 sampai 3 minggu lamanya. Apabila tidak sesuai maka proses pengeringan memperlukan waktu yang lebih lama.

 

HASIL & PEMBAHASAN

            Berdasarkan hasil pembuatan sabun organik oleh kami, kami memperoleh karakteritik sabun sebagai berikut,

            Sabun organik yang sudah kami buat memiliki karakteristik khas, yaitu tekstur  padat tetapi masih terasa lembut ditangan. Kandungan dan takaran minyak yang sesuai juga mempengaruhi kualitas busa dan kelicinan pada sabun saat diberi air. Wangi white musk yang diperoleh dari essential oil juga memberikan wangi sabun yang mewah dan tahan lama. Perpaduan warna antara ungu, merah muda, dan merah dengan motif marble memberikan kesan mahal pada sabun organik yang telah kita buat.

 

KESIMPULAN

            Sabun organik berbahan dasar minyak kelapa dan minyak zaitun membuat kulit lebih terhidrasi. Perpaduan bunga lavender dan wangi white musk membuat sabun ini memiliki banyak manfaat. Dibuat dengan bentuk yang cantik sehingga memiliki daya tarik dan nilai jual.

           

 

Comments